Presiden Turki Sebut Lumpuhkan Ribuan Milisi

Berita
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan telah melumpuhkan banyak milisi kelompok Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG). "Sejak operasi 'Tangkai Zaitun' dimulai, total militer telah melumpuhkan 3.213 milisi," kata Erdogan dilansir dari Hurriyet Sabtu (10/3/2018). Sebelumnya, Dewan Jenderal Turki mengumumkan kalau operasi yang dimulai sejak 20 Januari lalu tersebut telah melumpuhkan 3.195 anggota YPG. Hurriyet memberitakan, otoritas Turki sering menggunakan kata "melumpuhkan" bagi kelompok pemberontak yang menyerah, tertangkap, atau tewas. Sementara itu, militer Turki yang dibantu Tentara Pembebasan Suriah (FSA) mengklaim telah merebut tiga desa dari YPG di Afrin. Baca juga : Erdogan Sebut Pasukan Turki Siap Kuasai Pusat Kota Afrin Sebagaimana dilansir kantor berita Anadolu, ketiga desa tersebut adalah Babak Ushagi, Qorta, dan Qasha di Bulbul. Total, selama 1,5 bulan operasi militer, Turki yang dibantu FSA telah mengamankan 167 lokasi.…
Read More

Wartawan Tak Perlu Khawatirkan UU MD3

Berita, Lifestyle, Politik
Dewan Pers menilai Undang-Undang MPR-DPR-DPD-DPRD (MD3) yang baru bergulir, tidak perlu dicemaskan oleh kalangan wartawan. Kritik jurnalistik yang disampaikan wartawan melalui media masing-masing bisa berjalan seperti biasa karena sudah terlindungi Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Pokok-Pokok Pers. Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo memastikan, Undang-Undang MD3 tidak perlu dikhawatirkan karena sebelumnya kesepahaman telah dibangun antara Dewan Pers, DPR dan Polri. “Kasus-kasus yang berkaitan dengan karya jurnalistik akan diproses melalui Dewan Pers. Polisi akan menangani kasus yang berkaitan dengan wartawan jika telah menerima rekomendasi dari Dewan Pers,” kata Yosep seusai Diskusi Publik Pilkada di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/3/2018). Yosep mengungkapkan, dari komunikasi yang dilakukan dengan beberapa anggota DPR diketahui UU MD3 tidak ditujukan terhadap kalangan wartawan. Namun demikian, sempat muncul kekhawatiran jika polisi nantinya bisa melakukan penangkapan dan proses…
Read More